Puisi | Matahari Itu
Matahari Itu
bukan dia, tapi Engkau
dirimu, Sayang
di mana dedaunan merindumu selalu
menyebut namamu kala malam mulai beristirahat
menuju
tidurnya
memanggil namamu kala hujan letih menurunkan
rinainya
meneriakan namamu kala nafas-nafas itu
berburu dengan waktu
tolong, jangan pergi sebelum detikmu usai
kami disini
bersamai
hingga nanti
Oleh: Chitra Putri
Post a Comment